Rabu, 06 Februari 2013

SK Bersama Tiga Menteri Tentang Resimen Mahasiswa Pendidikan Dasar, Suskalak Dan Suskapin Menjadi Tanggung Jawab Menhankam

Jakarta, 31 Desember (Suara Pembaharuan)Keputusan bersama yang baru tentang Pembinaan dan Penggunaan Resimen Mahasiswa (Menwa) Dalam Bela Negara, Rabu (28/12) di kantor Polkam Jakarta ditanda-tangani oleh tiga menteri, yaitu Menhankaam Edi Sudradjat, Mendikbud Dr Ing Wardiman Djojonegoro dan Mendagri Yogie S Memed, dengan disaksikan Menko Polkam Soesilo Soedarman. 

Penandatanganan naskah yang masuk dalam rangkaian Rakor Paripurna Bidang Polkam Tingkat Menteri tersebut, dihadiri juga oleh Menko Kesra Ir Anwar Anas, Menpora Hayono Isman dan paraa menteri jajaran Polkam. 

Dengan adanya keputusan tersebut, masalah tanggung-jawab pembinaan Menwa kini lebih tegas lagi. Menwa dinyatakan Ratih (Rakyat Terlatih), yang berarti tanggung jawab pembinannya adalah Menhankam. Sehingga pendidikan dasar (Diksar), kursus kader pelaksana (Suskalak) dan kursus kader kepemimpinannya (Suskapin) juga menjadi tanggung jawab Menhankam. 

Sedangkan, pembinaan satuan Menwa dalam hubungan dengan kegiatan perguruan tinggi menjadi tanggung jawaab Mendikbud. Untuk pembinaan satuan Menwa dalam hubungan unit kegiatan mahasiswa (UKM) khusus di perguruan tinggi, menjadi tanggung jawab pimpinan PT. 

Sementara, yang menjadi tanggung jawab Mendagri adalah pembinaan teknis administratif Menwa dalam rangka pelaksanaan perlindungan massa (Linmas), serta pelaksanaan fungsi ketertiban umum (Tibum) dan perlindungan rakyat (Linra). 

Dalam pengorganisasiannya, di dati I, hanya akan ada satu Resimen Mahasiswa, dan di tiap PT. Juga hanya ada satu satuan Menwaa (Satmenwa). Jika, di dati II ada lebih dari dua satmenwa, maka dapat dibentuk satu sub Resimen Mahasiswa. 

Komanda Menwa di Dati I, akan dijabat oleh Aster/Wakil Aster Kasdam atau Korem yang diangkat oleh Pangdam. Sedangkan Wakil Komandan Menwa dijabat oleh dosen dari PT, yang juga di angkat oleh Pangdam. Dan untuk Kastaf Menwa dipilih dari salah seorang anggota Menwa yang sekurang-kurangnya menduduki Semester VI, yang diangkat oleh Komandan Menwa, atas persetujuan pimpinan PT. 

Sedang dalam penggunannya, Menwa sebagai Ratih untuk fungsi Wanra digunakan Pangdam atau Danrem setelah berkoordinasi dengan pimpinan PT Dan untuk fungsi Waarna digunakan Pangdam ataau Danrem setelah berkoordinasi dengan pimpinan PT Dan untuk fungsi keamanan rakyat (Kamra) digunakan kepolisian setelah persetujuan Pangdam/Danrem. 

Menwa sebagai Tibum, Linra dan Linmas digunakan Gubernur, setelah persetujuan Pangdam/Danrem dan pimpinan PT. Sedangkan dalam hubungan kegiatan di luar, PT dapat membentuk satuan gabungan dengan sebutan batalyon atau kompi Menwa. 

Penyempurnaan Penyempurnaan itu dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang baru, yang berkaitan dengan pertahanan keamanan negara (UU Nomor 20 Tahun 1982), sistem pendidikan nasional (UU Nomor 2 Tahun 1989) koordinasi kegiatan Instansi Vertikal di Daerah (PP 6 Tahun 1989), penyelenggaraan pendidikan tinggi (PP Nomor 30 Tahun 1990), peran serta masyarakat dalam pendidikan nasional (PP 39 Tahun 1992), penetapan Kodam sebagai penyelenggara tugas dan fungsi Dephankam di Daerah (Kep Menhankam No:Kep/012/VII/1988), dan ketentuan mengenai pedoman umum Organisasi Mahasiswa di Perguruan Tinggi (Kep Mendikbud No. 0457/01/1990). 

Tiga Tujuan Dalam keputusan bersama itu antara lain ditetapkan, tiga tujuan Menwa yakni sebagai wadah penyaluran potensi mahasiswa dalam rangka mewujudkan hak dan kewajiban warga negara dalam bela negara. Juga mempersiapkan mahasiswa yang memiliki sikap disiplin, pengetahuan, fisik dan mental agar mampu melaksanakan tugas bela negara serta menanamkan dasar-dasar kepemimpinan dengan tetap mengacu pada tujuan pendidikan nasional, serta mempersiapkan potensi mahasiswa sebagai bagian dari potensi rakyat dalam rangka Sishankamrata. 

Sesuai pasal 39 dalam keputusan baru tersebut, seragam Menwa terdiri atas pakaian dinas harian (PDH) berwarna khaki dan pakaian dinas lapangan (PDL) di mana PDL I dan II berwarna hijau dengan pola yang sama dengan PDL ABRI. PDI I dengan tutup kepala berupa baret berwarna ungu, dan PDL II dengan tutup kepala berupa topi lapangan berwarna hijau.

Rabu, 26 Desember 2012

PROKER MENWA INDONESIA

Program Kerja Resimen Mahasiswa Indonesia yang telah dilaksanakan antara lain:

1. Program Pendidikan dan Latihan
a. Program Pelatihan Berjenjang
1) Latihan Dasar Resimen Mahasiswa (Latsar Menwa)
2) Kursus Kader Pelaksana (Suskalak)
3) Kursus Kader Pimpinan (Suskapin)
b. Pendidikan Khusus
1) Kursus Dinas Staf (KDS)
2) Kursus Pembinaan Mental (SUSBINTAL)
3) Kursus Pelatih (SUSPELAT)
4) Kursus Inteligen dan Pengamanan (SUSINTELPAM)
c. Pendidikan dan Latihan Kecabangan Khusus
1) Latihan Pemantapan Siaga Operasi Penanggulangan Bencana & Pengungsi (LATTAPSIOPS PBP)
2) Pendidikan Provoost (DIKPROV)
3) Latihan Kepemimpinan Putri (LATPINTRI)
4) Pendidikan Polisi Menwa (DIKPOLMEN)
5) Pendidikan Koperasi Menwa (DIKKOPMEN)
6) Latihan Jurnalistik dan Kehumasan (LATJURMAS)
d. Latihan Spesifikasi/Kemampuan Olah Keprajuritan
1) Menembak
2) Bela Diri
3) Terjun Payung
4) Scuba Diving
5) Mounteneering
6) Search and Rescue(SAR)
7) Navigasi darat
8) Survival, dll

2. Program Pengabdian Masyarakat
a. Bakti Sosial
1) Pengobatan Gratis
2) Donor Darah
3) Bina Desa
4) Pembuatan MCK
5) Perbaikan Tempat Ibadah
6) Ziarah ke makam pahlawan
7) Santunan anak yatim, dll
b. Darma Bakti
1) Satgas Darma Bakti Timor-Timur dari tahun 1978 s/d 1998
2) Satgas Pasukan Garuda VIII di Gurun Sinai 1978
c. Penanggulangan Bencana
1) Operasi gempa Liwa
2) Operasi gunung Merapi
3) Operasi rehabilitasi gempa Bengkulu
4) Operasi kemanusiaan Tsunami Aceh
5) Operasi gempa Yogyakarta
6) Operasi gempa dan tsunami Pangandaran, Jawa Barat
7) Operasi banjir Jakarta, dll

3. Program Peningkatan Wawasan Kebangsaan
a. Seminar Nasional Peran Pemuda dan Mahasiswa dalam Ketahanan Bangsa
b. Dialog Nasional Wawasan Kebangsaan
c. Dialog Kebangsaan dengan Duta Besar Malaysia
d. Diskusi Bulanan dengan tema yang terkini, dll

4. Program Kemitraan dan Partisipatif
a. Program sosialisasi wawasan belanegara Departemen Pertahanan
b. Lokakarya Nasional dan Pelayaran ke Ambalat Depdagri dan Angkatan Laut
c. Pelayaran Kebangsaan Depdiknas
d. Pendidikan Kader Belanegara Kantor Kemenegpora
e. Pendidikan Ketahanan Nasional Pemuda Kantor Kemenegpora
f. Jambore Pemuda Kantor Kemenegpora
g. Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 63 di Pulau Sebatik (Pulau terdepan terhadap wilayah Malaysia)
h. Napak Tilas Lintas Selatan Jawa Barat, Bandung-Garut -Pameungpeuk-Pulau Santolo (± 170 km)
i. Upacara HUT Kemerdekaan RI ke 64 di Pulau Santolo (Pulau terdepan terhadap wilayah Australia)
j. Upacara HUT RI disetiap Provinsi/Kabupaten/Perguruan Tinggi
k. International Youth Forum

Minggu, 01 Januari 2012

NAMA - NAMA RESIMEN MAHASISWA

Roni Yulianto,A.Md

NAMA SKOMEN
 ( MENWA DI TINGKAT PROVINSI ) 
SE - INDONESIA

OLEH : RONI YULIANTO,A.Md
NBP.1087261032 

"Widya Castrena Dharma Siddha"



1.     Resimen Mahasiswa Darussalam (Men Mahadasa)Prov. Nangroe Aceh Darussalam
2.     Resimen Mahasiswa Sumatera Utara (Men Mahatara) Prov. Sumatera Utara
3.     Resimen Mahasiswa Pagaruyung (Men Maharuyung) Prov. Sumatera Barat
4.     Resimen Mahasiswa Indra Pahlawan Prov. Riau
5.     Resimen Mahasiswa Bahari (Men Mahabahari)Prov.Riau Kepulauan
6.     Resimen Mahasiswa Dwi Yudha (Men Mahayudha)Prov.Bengkulu

PERATURAN BARIS BERBARIS (PBB)

PBB

 1. Pengertian PBB.
PBB adalah sutau wujud latihan fisik di perlukan guna untuk mencerminkan kebiasaan hidup dan diarahkan kepada perwatakan tertentu. Misalnya diarahkan kepada perwatakan seorang anggota TNI, MENWA, dsb.

Kamis, 29 Desember 2011

MENWA STAIN CURUP MELEPAS 7 ANGGOTANYA

Setelah pelaksanaan prosesi Wisuda tahun 2011 selesai dilaksanakan di Gedung Olah raga  Curup maka berarti 7 orang anggota menwa STAIN Curup Dinyatakan Sebagai ALUMNI Resimen Mahasiswa Mahadwiyudha Satuan 2605 STAIN CURUP karena ketujuh anggota tersebut telah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Curup dan Menyandang Gelar Sarjana dan Diploma.
Ketujuh Alumni tersebut adalah :
1. Roni Yulianto,A.Md

SUSPELATNAS RESIMEN MAHASISWA INDONESIA 2011

Dalam Rangka Meningkatkan Pengetahuan dan Wawasan tentang Kemenwaan Komando Resimen Mahasiswa Mahadwiyudha Satuan 2605 CENDIKIA YUDHA PRAPANCA STAIN CURUP BENGKULU Mengirimkan delegasi untuk mengikuti kegiatan Kursus Pelatih Nasional Resimen Mahasiswa (SUSPELATNAS) Indonesia Tahun 2011.
Kegiatan yang dilaksanakan dikota Malang Jawa Timur ini dikiuti oleh

Minggu, 09 Januari 2011

OPAK STAIN CURUP 2011

Resimen Mahasiswa Dalam Kegiatan OPAK STAIN CURUP 2011

file
(Orientasi Pengenalan Akademik Kampus) merupakan kegiatan akademik pertama yang harus diikuti oleh semua calon mahasiswa baru (maba), mengukuti OPAK adalah salah satu syarat untuk melengkapi Transkrip Akademik Kemahasiswaan bagi mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Curup.
Seperti biasa dalam rentang waktu setiap satu tahun sekali STAIN Curup mengadakan kegitan, dikatakan ketua STAIN Curup Dr. H. Budi Kisworo, M.Ag. dalam membuka acara secara resmi meminta kepada panitia pelaksana agar dapat menjalankan kegiatan OPAK secara baik dan propesional. Jangan sampai kejadian tahun lalu terulang kembali pelaksanaan OPAK tahun lalu sebaiknya dijadikan pelajaran dan pengalaman. Lakukan kegiatan tersebut dengan baik dan bertanggung jawab. Kegiatan OPAK juga jangan sampai dijadikan sebagai ajang balas dendam, sebab